Movie Review : Divergent

haloooooooooo…………

hmm..  bingung juga yaa. udah sekitar dua menit, saya cuma diam menatap keboard laptop kesayangan, dengan kesepuluh jari diatasnya. Lima menit sebelumnya sudah beberapa kata yang saya ketik, tapi kemudian saya tekan tombol ‘backspace’ itu lagi selama 5 detik. Begitu terus, sampai akhirnya saya menulis kalimat ini. hufth. Agak bingung menentukan apa yang akan saya tulis malam ini, tapi saya ingin menulis.

Akhirnya, disudut pikiran saya menemukan memori tentang sebuah film yang sudah belasan kali saya tonton. Cukup telat memang, film yang kalau tidak salah rilis bulanApril tahun ini, baru saya tonton si akhir bulan November. Padahal saya sudah mengcopy filmnya sebelum bulan ramadhan. Itu berarti sudah sekitar 5 bulan film ini menjadi file yang tak pernah saya sentuh di laptop. Dan, film ini menjadi satu-satunya film yang tidak saya hapus, saat saya sibuk menghapus file-file di laptop waktu memori penuh menjelang sidang tugas akhir, di bulan Agustus.

Ada sedikit perasaan menyesal, kenapa gak dari dulu saya tonton film ini. Padahal Mas Theo James ganteng sekali disini. Sementara saya sudah menyaksikan kisah Shailene Woodley dan Ansel Elgort sebagai sepasang kekasih di ‘The Fault in Our Stars’ jauh-jauh hari sebelumnya. Iya, Film yang saya ceritakan dari itu film Divergent. Iya, iya, film yang diangkat dari novel yang ditulis sama Mbak cantik Veronica Roth. Iyaaa kamu benerr banget, yang ituuu! gak salah lagi!

Jadi ceritanya di masa depan, setelah ada perang yang sangat besaaar, para pendiri pendahulu Chicago para membagi kehidupan masyarakat Chicago menjadi 5 faksi / golongan, semacam kasta gitu kali ya (kayak agama buddha). Mereka adalah Erudite (golongan cerdas, ilmuwan), Amity (golongan orang baik, petani), Dauntless(golongan pemberani, polisinya kota Chicago), Candor (golongan jujur), dan Abnegation (golongan relawan). Penggolongan ini mengingatkan saya dengan distrik di film Hunger Games dan asrama di film Harry Potter.

Tokoh utama di film ini adalah seorang remaja yang berasal dari faksi abnegation, Beatrice Prior yang diperankan sama Mbak Shailene Woodley, Dia  memiliki seorang kakak bernama Caleb Prior (Ansel Elgort). Jadi ceritanya orangtua Beatrice merupakan tokoh yang berpengaruh dalam golongan mereka, semacam anggota dewan/menteri gitu deh.

Nah, setiap anak yang sudah memasuki usia remaja harus melakukan test untuk menentukan di golongan manakah mereka seharusnya berada. Karena tidak semua anak harus mengikuti golongan orang tuanya. Setiap individu berhak menentukan dimana mereka sebaiknya berada namun harus disesuaikan dengan hasil test. Kereen kan. Kalo kata petinggi erudite sih, Faksi diatas keluarga. hikss

Tiba lah pada hari dimana beatrise, caleb, dan teman-teman sebayanya mengikuti ujian. Tapi ada yang aneh dari hasil test Beatrice, ia ternyata adalah seorang Divergent (kelainan) yaitu seseorang yang memiliki lebih dari sifat yang menonjol, jadi bisa masuk ke Erudite, Dauntless atau Abnegation . Si Penguji namanya mbak Tori, seorang pembuat tatto dari faksi dauntless, menasihati Beatrice agar ia tidak bilang kepada siapa pun jika ia adalah Divergent. Dan hal ini emmbuat Beatrice galau untuk menentukan faksi mana yang harus ia pilih.

Dihari yang penentuan, Beatrice ternyata memilih untuk masuk Dauntless, dan kakaknya, Caleb memilih Erudite. Sedih deh pas lihat kedua orang tuanya harus ditinggalin sama kedua anaknya.

Dauntless adalah golongan yang banyak disebut sebagai gologan orang ‘gila’ karena mereka tak memiliki rasa takut. Baru mulai aja, Beatrice harus memanjat tiang rel kereta, kemudian melompat masuk ke dalam kereta dan lompat dari kereta ke atas gedung bertingkat. Kemudian Beatrice harus melompat dari ketinggian menuju dasar gedung. Ngeri banget ngeliatnya, untungnya ternyata dibawahnya ada jarring-jaringnya. Naah disini nih muncul si ganteng Four yang diperanin sama mas Theo James. Disini juga Beatrice berganti nama menjadi Tris. Daaan kisah Tris yang sebelumnya terancam dikeluarin dari faksi dauntless karena dia lemah, hingga akhirnya dia menjadi wanita tangguh pun dimulai. Jeng jeng jeng jeng! selanjutnya silakan menonton sendiri yaa. Bisa download atau boleh juga ditungggu siapa tau ditayangin di bioskop Trans TV tahun depan.

Beatrice & Four

Pas pertama kali Beatrice melompat dari atas gedung, ternyata udah ada Mas Four yang nunggu dibawah

Jadi inti dari film ini sebenarnya adalah penyelamatan kota dari pemimpin yang doyan menindas. Hampir sama seperti Hunger Games yang di ending film terjadi pemberontakan oleh divergent dan orang-orang yang masih memiliki hati nurani.

Intinya film ini, keren banget! Aktingnya shai itu loooh, kerennya pake double banget Jennifer Lawrence masih kalah keren deh kalo menurut saya. Apalagi ada Mas Theo yang atletis banget. Mereka berdua romantis banget, tapi gak lebay. Pokoknya cucok banget deh. Kalo dibandingin sama  The Hunger Games, Divergent lebih seru laah.  Pokoknya tahun depan harus nonton Insurgent. Katanya sih jumat ini udah keluar trailernya. Jadi gak sabar.

Sayangnya sampai tahun ini, saya belum kesampaian juga baca Triloginya. Ya Allah semoga ada yang berbaik hati minjemin novelnya. Syukur syukur kalo ada yang ngasihin. hehehe #ngarep.

div

Advertisements