Tong Tji Tea House!

Jadi ceritanya dihari ulang tahun saya yang tepat seminggu yang lalu, saya dan keluarga berkesempatan merayakannya  di kota lumpia. Abis muter-muter semarang,  nyempetin ngeteh dulu di @tehtongtji tea house di mall DP Semarang. Sebenernya Tong Tji Tea House ada juga di kota-kota lain termasuk di Jakarta. Kalau yang paling deket dari rumah ada di Cimanggis. Tempat ngetehnya asik banget, ala-ala starbuck gitu. Tapi disini lokasinya lebih mirip ruang keluarga gitu. Jadi akan berasa banget kalo ngeteh bareng keluarga, apalagi pengunjung juga bisa memesan  teh dengan penyajian di teapot. Tapi berhubung masih banyak destinasi yang belum dikunjungin, take away jadi pilihan. Untungnya Packagingnya lucu banget, jadi gampang dibawa-bawa sambil wisata. Pilihan rasanya juga beragam. Mulai dari jasmine tea, milk tea, green tea jasmin tea, choco tea, sampe yang ada oreonya juga ada. Mau hot/cold tinggal pilih. Pilihan saya jatuh ke Greentea Jasmine Tea Ice. Adik saya saya suruh order yang rasa peach biar saya bisa nyobain.hehehe. 
Selain minuman, disini juga disediakan menu makanan. Mulai dari makanan rigan seperti mendoan sampai makanan berat semisal nasi goreng berbagai toping. Wiih asik kaaan!. FAVORITE BANGET deeeh!

Advertisements

Lumajang, Kota Sejuta Keseruan

Gerimis basah yang tidak dingin, sampai sore ini belum juga puas membasahi kota ini.
Padahal kemarin hujan sudah berkunjung sepanjang sore dan semalam gerimis pun sudah sempat mampir setelah kering sebentar.
Saya tidur terlalu pulas, seperti beruang yang sedang berhibernasi. Hanya suara petasan dan kembang api yang saya ingat.

Baru lima menit yang lalu saya meninggalkan kota ini. Kota pisang, Kota dengan sejuta keseruan. Ingin rasanya saya kembali dan menetap disana. Tapi mungkin akan lain ceritanya.

Seperti biasa, saya selalu suka pagi. Pagi disini sangat dingin dan indah.
Bayangkan saja, saya bisa menyambut keindahan matahari yang akan terbit dari puncak bukit setinggi 2900m dpl, sarapan rawon di gang sempit dekat pasar, makan siang di tepi pantai kemudian naik perahu mengelilingi pulau, mandi di air terjun setelah sebelumnya becek-becekan menuruni bukit dengan kemiringan kurang dari 45 derajat,  dan yang paling saya suka adalah perjalanan. . .
sepanjang perjalanan dengan pemandangan yang menawan. Malam yang dingin sambil menikmati gemerlap lampu kota dari atas bukit, dilengkapi dengan Langit bertabur bintang.
Siang hari yang biasanya terik, disini terasa sejuk dan menyegarkan mata dengan suguhan hamparan sawah dan deretan pohon pinus.
Apalagi hampir seluruh perjalanan saya lewati dari atas sepedah motor. Seolah berada dalam dekapan angin yang dingin.
– dalam perjalanan dari lumajang, 1 Januari 2015-